EKOWISATA MANGROVE DI DESA PENYARING, KABUPATEN SUMBAWA   

Bagi yang ingin refreshing menikmati teduhnya alam, atau yang mau healing  menghilangkan jenuhnya pikiran, silahkan datang saja di obyek Ekowista Mangrove di Pulau Nanga Sira, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa. Sebutan Pulau Nanga Sira  karena tempat tersebut diapit oleh dua sungai, sehingga sering dianggap sebagai sebuah pulau.   

Apa menariknya wisata di sana? Akses jalan mudah, mangrovenya berumur ratusan tahun, tersedia tracking mangrove sepanjang 650 m dan ujung tracking mangrove menuju pantai yang lumayan indah.

Menuju ke lokasi wisata tersebut, telah tersedia akses jalan berupa jalan hotmix, mulus dan sangat lebar. Perjalanan dari Kota Sumbawa ke lokasi obyek wisatas hanya ditempuh kurang lebih 20 menit, yaitu Jalan ke arah Samota. Sepanjang jalan kita akan disuguhi oleh pemandangan cantik nuansa pantai berada disisi kiri jalan, sedangkan di sisi kanan kita menikmati pamandangan alam berbukit.

Saat kita tiba di lokasi wisata, nuansa mangrove tampak begitu kental mengitari di sekeliling kita. Di kanan kiri tampak banyak pohon mangrove berdiameter besar (di atas 20 cm)  memenuhi area tersebut. Karena begitu rapat, sehingga suasana tampak sejuk, bahkan cenderung gelap. Jenis mangrove yang banyak ditemui adalah spesies Avicennia sp. Jika dicermati dari besarnya pohon mangrove dan beberapa tampak mulai lapuk, diperkirakan usia mangrove sudah ratusan tahun.

Di kawasan mangrove, perjalanan wisata kita akan melalui tracking mangrove sepanjang 650 m terbuat dari papan kayu, di cat warna-warni, sehingga memberikan suasana kontras dengan warna habitat mangrove disekitarnya. Berjalan pada tracking sepanjang itu, bolak-balik sudah cukup merangsang keluarnya keringat tubuh kita. Dalam habitat mangrove kita juga bisa temui monyet ekor panjang dan beberapa spesies satwa burung.

Setelah menempuh tracking mangrove sepanjang 650 m, kita akan tiba pada sebuah hamparan pantai yang diapit oleh dua muara sungai. Disini kita bisa beristirahat, sambil menikmati pemandangan pantai yang cukup indah.

Berapa harga tiket masuk ke obyek wisata ini ? Tarifnya Rp 5.000 untuk setiap pengunjung. Dengan beberapa obyek menarik yang bisa kita nikmati pada lokasi wisata tersebut, saya kira harga tiket sebesar itu menurut saya sepadan, bahkan melebihi ekspektasi.

Oleh Markum, Guru Besar Universitas Mataram, 23 Mei 2026

—MK—