BJORKA
Data penduduk negeri ini sudah tidak aman !!
Hacker Bjorka berhasil membobol ratusan juta bahkan milyaran data penduduk Indonesia. Artinya identitas personal kita saat ini sudah bukan rahasia, atau tidak bisa dirahasiakan lagi. Seorang pejabat tinggi negara, baru-baru ini mengatakan tentang bocornya info tersebut, bahwa data yang di hack adalah bukan data rahasia. Bagaimana dia bisa mengatakan bahwa data simcard dan data personal kita (NIK, KK, Vaksin) bukan dianggap sebagai data rahasia?
Bukankah data tersebut berhubungan dengan banyak hal dalam kehidupan kita? Dengan data tersebut seseorang akan bisa melakukan akses ke bank, buat acount email, modus penipuan dan lainnya. Jadi data yang kelihatan sepele, sesungguhnya bisa menimbulkan potensi yang sangat buruk.
Kasus bobolnya data personal di Indonesia, mengindikasikan bahwa begitu lemahnya sistem keamanan digital di Indonesia. Sebagaimana kata seorang pakar IT dalam sebuah acara podcast, bahwa jika diberi nilai skor dari interval 1-10, (1 adalah sangat buruk dan 10 sangat baik) maka sistem keamanan digital di Indonesia ada di angka 3. Bahkan dia bisa memastikan dengan waktu 10 menit saja mampu mengajari seseorang bisa membobol bank. Sebegitu burukkah? Padahal tidak bisa dinafikkan, kehidupan kita saat ini tunduk pada sistem konstruksi digital. Aktivitas kita telah diatur oleh sistem numerik (angka) dan alphabetik (huruf).
Jangan panik kalau di kemudian hari, misalnya ada seseorang menelpon anda, yang dengan pasti bisa menyebutkan nama anak anda, umur, ciri-ciri fisik, dan mengatakan bahwa anak anda mengalami kecelakaan, dan butuh segera transfer uang, untuk menebus biaya obat. Atau anda sedang bermasalah dengan transaksi di bank, karena rekening anda sedang di blokir, atau tiba-tiba ada tagihan pinjaman online ke anda. Itu semua bagian kecil dari modus, karena data anda sudah di tangan mereka.
Jadi kasus Hacker Bjorka, menjadi peringatan kewaspadaan bagi kita, siapa tahu data personal kita ada yang memanfaatkan dengan tidak bertanggungjawab.
—– MK —-